Kunjungan Gubernur Jawa Tengah ke Kecamatan Karimunjawa

Dalam Kunjungan kerja ke Kepulauan Karimunjawa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta rombongan diantaranya Kapolda Jateng, Kasdam IV/Dip, Danlanal Semarang ke Kepulauan Karimunjawa Disambut oleh Kasiter Korem 073/Mkt, Dandim 0719/Jepara beserta anggota Forkopinda Kabupaten Jepara.

Dalam Kunjungan tersebut Gubernur Jawa Tengah beserta rombongan menyempatkan diri melihat kesiapan lokasi yang akan dijadikan PLTMG oleh PLN, kondisi Pelabuhan Legon Bajak, Tracking Mangrove, bertemu dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Karimunjawa yang bertempat di aula Kecamatan Karimunjawa. Dalam sambutannya Ganjar mengatkan bahwa banyak PR yang masih harus diselesaikan di Kecamatan Karimunjawa ini, salah satunya adalah permasalahan listrik yang sampai saat ini hanya bisa dinikmati malam hari oleh penduduk di kepulauan Karimunjawa ini. DSC_0037Rombongan Gubernur juga menyempatkan diri untuk menengok pasien rawat Inap yang berada di Puskesmas Karimunjawa sebelum menuju lokasi pencanangan bakti sosial  yang diselenggarakan oleh Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama).

Selain kegiatan tersebut, Gubernur juga menyempatkan diri untuk menanam Terumbu Karang dan melepas anak penyu (tukik) di dasar Pulau Menjangan Kecil, Karimunjawa. Orang nomor satu di Jawa Tengah ini bahkan tidak segan untuk melakukan diving (menyelam) secara langsung.

Gubernur juga mengajak semua masyarakat terutama nelayan, untuk selalu menjaga ekosistem bawah laut. Sebab kemanfaatan dalam jangka panjang, juga akan kembali dirasakan oleh masyarakat. Ini agar biota lautnya terjaga, penyu juga terjaga..Pelepasan penyu ini karena selama ini masyarakat nelayan banyak yang menemukan penyu di laut. Biasanya, penyu-penyu tersebut tertangkap jaring nelayan. Beberapa ada yang kembali melepasnya, dan sebagian lain ada yang menangkap dan menjualnya. Selanjutnya sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama). Menurutnya, anggota Kagama dimanapun harus berkiprah untuk menjaga dan sosialisasi ekosistem bawah laut. Dengan harapan ke depan semua masyarakat mengerti khususnya nelayan, mana yang boleh ditangkap dan mana yang tidak boleh ditangkap. Yang tidak boleh maka dilepas kembali. Sedangkana [enanaman terumbu karang di kepulauan ini tujuannya tiada lain adalah agar ikan-ikan yang ada masih terus mencari sumber makanan dengan leluasa. Kan, nantinya manusia juga yang makan.

Rangkaian kegiatan kunjungan kerja dilaksanakan pada hari Jumat (13/11) selesai pada pukul 16.00 wib yang mana sebelumnya Gubernur Jateng dan rombongan melepaskan anak Kura-kura dan pencangkokan terumbu karang secara simbolis di Pulau Menjangan Kecil. Rombongan kemudian kembali ke Semarang dengan menggunakan Helikopter.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *